BAHWASANNYA

Adanya "ADA" itu "ADA",Tidak adanya "ADA" itu "ADA".Adanya "Tidak Ada" itu "ADA",Tidak Adanya "Tidak Ada" itu "ADA"....
"Huwalloh, Robby...Wa Robbukum...Dialah Allah, Tuhanku dan Tuhan Kalian"

Tampilkan postingan dengan label Ngeri Oh Ngeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngeri Oh Ngeri. Tampilkan semua postingan

Aku Punya Akal Budi & Perasaan loh...

EMDE Channel | 9/03/2014 02:50:00 PM | 0 komentar
"Donal........ Mandiiii !!! Mama bilang mandi ya mandi !!"
Begitulah hampir setiap hari mama memberi perintah padaku untuk dilaksanakan SAAT ITU JUGA..
Kalau aku tak melaksanakan ??
Langsung deh aku dikatai :
"Dasar anak Nakal !!"
Yeaahhh....
Aku sudah 'layaknya' anjing peliharaan ya.....
Diberi perintah,
Trus HARUS dilaksanakan SAAT ITU juga,
Kalau tidak, pasti dikatai 'nakal',
Persis kayak anjing peliharaan juga kan?
Yg kalau gak menuruti perintah majikannya,
Langsung di katai 'anjing nakal'...
*Sigh.........
-----------------------------
Papa juga gak jauh beda...
Sering perlakukan aku layaknya Kerbau disawah..
Supaya aku menuruti perintahnya saat itu juga,
Aku sering ditarik2 (seret), bahkan juga dipukul...
Benar2 mirip seperti perlakukan kerbau di sawah supaya mau bergerak..
*Sigh more and more.......
------------------------------
Ma, pa......
Aku ini anak kalian loh..
Anak manusia, sama seperti kalian...
Yg punya akal budi dan perasaan..
Tapi kenapa kalian sering perlakukan aku seakan seperti aku tak punya akal budi juga perasaan??
---------------------
Yupssss....
Sadar tak sadar,
Kita sering perlakukan anak kita layaknya binatang..
Cara kita menghardik atau meminta mereka lakukan suatu hal,
Layaknya kita menghardik atau memerintah binatang.
Yakni, HARUS SAAT ITU JUGA !!!
Kalau tidak menurut ??
Bisa kita katai mereka 'nakal',
Atau bahkan kita jewer dan seret,
Bahkan kita pukul,
Supaya mereka lakukan yg kita minta saat itu juga...
Kita lupa bahwa anak kita itu manusia yg punya akal budi,
Yg mungkin saja saat itu sedang sibuk lakukan hal lain,
Sehingga menunda lakukan permintaan kita..
Atau kita juga lupa,
Bahwa anak kita ini manusia yg punya perasaan,
Mereka bisa saja TAK SUKA dengan cara kita memberi perintah,
Sehingga jadilah mereka ENGGAN menuruti permintaan kita..
Make sense kan??
Binatang saja kita harus perlakukan dengan baik,
Apalagi anak kita yg notabenenya adalah darah daging kita sendiri??
Harusnya kita perlakukan dengan lebih baik donk....
Mereka punya akal budi,
So dekatilah mereka dengan pendekatan2 yg merangsang akal budi mereka untuk bekerja dengan baik..
Contohnya seperti apa ??
Kurangi perintah yg mengharuskan anak lakukan hal saat itu juga,
Karena itu hanya akan MemBONSAI otak anak,
sehingga hanya terbiasa untuk menerima perintah,
Tanpa mau Aktif berpikir..
Mulailah belajar untuk buat kesepakatan demi kesepakatan dengan anak,
Caranya bisa dilihat diartikel yg berjudul 'Are you ready, kids?'
So biasakan sebelum anak lakukan aktivitas2, buatlah kesepakatan untuk disepakati bersama,
Supaya mereka paham akan boundary yg ada, yg perlu dipatuhi demi kebaikan dirinya sendiri dan sekitarnya..
Proses membuat kesepakatan, dan melaksanakan kesepakatan tsb,
Melatih otak anak untuk berpikir dan juga melatihnya bertanggung jawab atas kesepakatan yg telah dibuat..
Lalu soal perasaan,
Anda sendiri suka gak kalau diperintah seenaknya oleh pasangan??
Demikianlah anak, friends...
Seringnya bukan anak enggan bekerja sama dengan kita,
Tapi cara kita memberi perintah itu MENYAKITI PERASAANNYA,
Sehingga mereka pun jadi MALAS menuruti permintaan kita..
Lalu ada yg bilang :
"Sudah buat kesepakatan dan omong baik2 kok.. tapi tetap saja dia gak nurut..."
Ada boundary, tidak?
Buatlah boundary di kesepakatan awal,
Misal :
"Nak, kamu siap main? Jika iya, berarti kamu siap pula bekerja sama dengan mama, oke sayang? Dan jika kamu belum siap bekerja sama, berarti kamu juga belum siap main.."
So ketika anak tampak tidak menggubris permintaan yg sudah kita sampaikan dengan sabar,
Coba tanyakan alasan mereka mengapa tak mengindahkan permintaan kita tsb.
Lalu validate perasaan mereka, baru Ingatkan anak akan boundary di awal :
"Mama tahu kamu masih asyik main..tapi kamu ingat kesepakatan kita tadi kan?"
"Soooo, Kamu yakin siap main, nak? Jika tak siap, kita rehat tenangkan diri sebentar yuk... supaya kamu lebih relax, siap main dan bekerja sama lagi.."
JIka anak jadi tantrum,
Tak apa, tak usah panik...
Hadapilah dengan Tenang,
Setelah anak selesai tantrum, baru jelaskan lagi duduk permasalahan tadi..
Tak jarang, anak akan tantrum ketika proses melakukan kesepakatan tsb..
Ini normal kok...
Yg penting hadapi dengan tenang, validate perasaannya, empati, dan tetap Tegas (bukan keras)..
Dengan ketenangan dan empati, serta boundary yg kita tunjukkan,
Anak akan lebih mampu mengendalikan dirinya untuk tak berlama2 tantrum.
Dan setelahnya, anak akan mampu bekerja sama dengan lebih baik lagi dengan kita..
Semoga bermanfaat ya...
‪#‎just‬ share, no offense...

~Kids Are BEST GURU~
Sumber :FP Kid Are BEST GURU

Surat Terbuka Dari Palestina Untuk Bangsa Indonesia

EMDE Channel | 7/11/2014 11:14:00 AM | 0 komentar
Surat terbuka dari palestina untuk bangsa Indonesia yang membuat kita terharu

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia,, Namun, jika kalian tetap bertanya kepadaku,kenapa?? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian saudaraku??? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini?!!!?. Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis & membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku,,,,jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji Dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat di banding kalian yah? Wah?.wah?pasti uang kalian sangat banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanallah.

Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya & kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah?.pasti sangat indah dan mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.
Pasti para ibu-ibu disana amat mudah Menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko & para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan. Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, 
Namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya Walau, terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum. Namun,,,mengapa di negeri kalian , katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah & ibunya , terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari informasi televisi.
Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,, ,, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA,,,,Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian..??? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?.!! !, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini. Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan,,,,atau got-got apalagi ditempat sampah?saudaraku! !!, Mereka mati syahid,,,saudaraku! mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!!
Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku,,, ,bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini. Perlu kalian ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar,,,Allahu Akbar!!!

Wahai saudaraku di Indonesia,
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit mencari rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..? Perlu kalian ketahui,,,saudaraku , tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan,,, walau sudah lama kami diblokade. Kalian terlalu manja?!? Saya adalah pegawai Tata usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami. Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda Baru saja melangsungkan pernikahan,, ,yah,,,mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah,,,,diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri kami, yaitu ust Isma?il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua keluarga baru tersebut.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah lahap,,,kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya waktu.Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam,,,yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh Setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami. Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau Cuma satu jam saudaraku,,, ,Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang ,,, bagaimana Dengan kalian?? Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al qur?an, umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang. Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma,,,, yah di tempat itulah mereka belajar Saudaraku,, bunyi suara setoran hafalan al quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, ,,,,kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini. Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun,,,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Oh,,,iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia."
kita seharusnya bersyukur...mereka jauh lebih susah dari kita disana..
save palestina!!

Sumber: Saudara2 kita di Facebook. Via FP Generasi Muda NU

Kontroversasi Kudeta Calistung Dini

EMDE Channel | 9/17/2013 11:35:00 AM | 0 komentar
Mendikbud, Mohammad Nuh MENEGASKAN bahwa SD tidak boleh memberikan tes Calistung kepada calon murid. Paud bukanlah tempat bagi anak untuk belajar calistung.

Lanjut beliau katakan, bahwa mengajarkan calistung adalah KEWAJIBAN SD, bukan PAUD. Oleh karena itu, anak yg akan masuk sekolah tidak boleh dituntut sudah menguasai hitung.

"Bila SD memberikan tes calistung kepada calon murid, maka anak2 akan diajari calistung sejak TK, jika TK anak sudah diajari calistung, maka sejak PAUD ia sudah diperkenalkan huruf. Jangan2 semenjak di dalam kandungan sudah minta belajar," kata Nuh.

Tuntutan yg berat kepada anak usia dini akan membuat anak tsb tertekan.

Senada dengan seruan Mendikbud, Direktur PAUD Ditjen PNFI Kemendiknas, Sudjarwo juga tegas menghimbau:
Hendaknya pengajaran PAUD dikembalikan pada 'qitah' nya yaitu memberikan kesempatan pada anak untuk bermain, tanpa membebaninya dengan BEBAN AKADEMIK, termasuk Calistung.

Anak balita sebaiknya tak buru2 diajarkan calistung. Jika dipaksa menguasai calistung, maka si anak akan terkena 'MENTAL HECTIC' pada usia 8-9 tahun (2-3 SD). Anak akan selalu bergerak, sulit diatur, egosentris, dan pemberontak.

"Oleh karena itu JANGAN BANGGA bagi anda atau siapa saja yg memiliki anak usia 2 atau 3 tahun sudah bisa membaca & menulis," lanjut Sudjarwo.

Bagaimana pendapat para psikolog mengenai 'fenomena' calistung dini ini?

Masa kanak2 (bawah 7 tahun) adalah masa dimana anak harusnya BANYAK BERMAIN. Bukan duduk diam menghapal angka atau huruf, lalu sepulangnya harus mengerjakan PR dari sekolah, belum lagi banyak dari mereka yg sudah diikutkan Les calistung sejak dini.

Psikologis anak belumlah siap untuk itu semua. Yg ada anak akan STRESS, dan itu berbahaya buat perkembangan mentalnya. Belum lagi dari sisi perkembangan Otak anak. Bawah 7 tahun, otak anak BELUM SIAP belajar Kognitif seperti Calistung.

Jadi sangatlah tak bijak jika memaksakan anak bawah 7 tahun untuk duduk diam menghapal huruf2 atau angka, apalagi sampai memasukkan mereka ke LES Calistung. Karena memang secara Psikologis juga perkembangan Otak, mereka belum siap untuk itu.

Apa Kesimpulannya?

Masa bawah 7 tahun, adalah masa Pembentukan Karakter dan Empati bagi anak. Di masa ini mereka Harusnya menghabiskan waktu mereka dengan bermain (yg positif dan terarah pastinya). Karena melalui bermain itulah justru mereka belajar.

Di masa ini pula kreatifitas anak harus dikembangkan. Karena sesungguhnya, Karakter yg kuat & Kreatifitas yg tinggi itulah MODAL UTAMA serta DASAR yg harus dimiliki setiap anak dalam menghadapi kehidupan 'nyata' kelak.

Karena pada kenyataannya, yg bisa BERTAHAN dalam 'persaingan' di dunia ini adalah mereka yg Berkarakter kuat dan penuh kreatifitas. Bukan yg hanya memiliki nilai akademik yg bagus.

Akademik sejatinya hanyalah Elemen penunjang saja dari keberhasilan seseorang. Karena itulah, yg harus kita utamakan sejak dini adalah pendidikan Karakter dan pengembangan kreatifitas seluas2 nya pada anak. Jangan terbalik (akademik duluan).

Kasihanilah anak2 kita. Jangan biarkan mereka Stress oleh karena hapalan2 yg belum seharusnya, jadwal sekolah dan les yg padat, PR yg menyita waktu bermain mereka.

Dibutuhkan hati yg BAHAGIA untuk perkembangan Otak dan mental yg Optimal.

Namun itu semua kembali kepada pilihan pribadi masing2. Saya hanya menghimbau, mari kita jadikan anak2 kita GENERASI PENERUS BANGSA yg Bahagia, Berakhlak Mulia, Berkarakter kuat, Berempati, dan Kreatif..

Jangan biarkan anak jadi korban dari Kontroversasi Kudeta Calistung Dini ya..

Sumber : FP Kid Are BEST GURU

Foto : http://kabarberita.info

Ketika mahameru didaki pemula (Sebuah Status "Opini")

EMDE Channel | 9/05/2013 09:49:00 AM | 0 komentar

Ketika mahameru didaki pemula. Akibatnya banyak kerusakan pada alam... *Sampah e cak dijupuki, ojok foto2an ae!!!  
(Sebuah Status kawan Abi Yazid Al Basthomi)


Sikap (NU) Terhadap Organisasi Perongrong NKRI

EMDE Channel | 6/24/2013 08:30:00 AM | 0 komentar
Hasil Bahtsul Masa'il Semarang menarik, jawaban yang ditunggu banyak Nahdliyin terhadap Organisasi perongrong NKRI seperti HTI dan Partai yang punya keinginan merubah Indonesia jadi Negara Islam
Berikut kami sampaikan isi (berdasar notulen yang dicatat oleh penulis, hasil ringkasnya) musyawarah para ulama di forum Bahtsul Masa’il Konferwil NU Jateng di Semarang, yang berjalan selama dua jam sore tadi (Minggu, 23 Juni 2013) Pendapat atau putusan yang kami tulis ini hanyalah kesimpulannya. Adapun rujukan ayat Al-Qur’an, hadis maupun dari kitab2 tidak kami cantumkan karena sangat banyak dan panjang. Isi lengkapnya akan diterbitkan jadi buku kelak. Forum pembasahan masalah-masalah dalam perspektif Hukum Islam ini untuk menjawab pertanyaan umat sebagai berikut:
  1. Bagaimana hukum menghormati simbol-simbol Negara yang merupakan hasil konsensus (mawatsiq) Bangsa? seperti hormat kepada bendera merah putih pada upacara-upacara, berdiri ketika menyanyikan lagu kebangsaan?

  2. Bagaimana hukum menganggap dan menyatakan bahwa Pancasila dan NKRI adalah sebuah ideologi dan sistem kufur dan thoghut?

  3. Bagaimana pandangan fiqh tentang langkah yang harus diambil Pemerintah terhadap kelompok tersebut?
Jawaban Pertanyaan Nomor 1.
Bagaimana hukum menghormati simbol-simbol Negara yang merupakan hasil konsensus (mawatsiq) Bangsa? seperti hormat kepada bendera merah putih pada upacara-upacara, berdiri ketika menyanyikan lagu kebangsaan?
  1. Utusan Kab. Tegal: Boleh. Karena berdasarkan tindakan Rasulullah ketika memberikan surat kepada Raja Persia Hiraqlu (Heraclius). Dalam surat tersebut terdapat tulisan Bismillah dan Salamun Ala Man Ittaba’ Al-Huda. Berpijak pada hadis Hubbul Wathon Minal Iman, maka hukumnya wajib

  2. Cilacap. Diperbolehkan, bahkan diwajibkan

  3. Klaten.  Diperbolehkan. Dasarnya pada masa Rasulullah orang yang membawa bendera dalam peperangan akan mempertahankan benderanya sebagai tanda kekuatan pasukan

  4. Wonosobo. Diperbolehkan asal tidak takdim seperti ta’dhimnya kepada Allah SWT

  5. Sukoharjo. Boleh, bahkan wajib. Dan bagi warga negara muslim maupun non muslim yang tidak mau menghormati bendera lantaran menurut keyakinannya haram (seperti mengatakan negara kafir, thoghut) maka harus diluruskan dengan diserahkan kepada penegak hukum.

  6. Demak. Boleh, konkritnya; dalam penghormatan tidak ada unsur ibadah, dan sebagai wujud cinta negara. Karena dalam Pancasila dijelaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia sebagai rahmat Allah Yang Maha Esa, maka menghormati bendera sebagai simbol tanah air sama dengan mensyukuri nikmat Allah Taala
Keputusan Perumus. Penghormatan kepada bendera hukum asalnya Jawaz (boleh) tapi karena sudah menjadi undang-undang Negara maka hukumnya menjadi wajib sebagaimana ibarat (keterangan) dalam kitab Bughyatul Musytarsyidin.

Jawaban Pertanyaan Nomor 2
  1. Bagaimana hukum menganggap dan menyatakan bahwa Pancasila dan NKRI adalah sebuah ideologi dan sistem kufur dan thoghut?

  2. Demak.  Haram. Mengacu pada jawaban soal nomor 1, maka orang yang mengingkari bentuk negara Indonesia atau menganggap Indonesia sebagai Negara thoghut hukumnya tidak dibenarkan

  3. Rembang. Menganggap pancasila sebagai thoghut adalah pengakuan yang batil (dakwah bathilah). Menganggap demokrasi sebagai sistem kuffur juga dakwah bathilah.

  4. Purwodadi.  Haram, berdosa, bahkan bisa kafir kalau orang-orang yang menyatakan negara Indonsia thoghut; menganggap bahwa penduduk Indonesia lebih spesifiknya warga nahdliyin sebagai orang kafir.
Keputusan Perumus. Tidak dibenarkan (Haram).

Jawaban Pertanyaan Nomor 3:
Bagaimana pandangan fiqh tentang langkah yang harus diambil Pemerintah terhadap kelompok tersebut?
  1. Kendal. Apabila yang menyatakan individu maka pemerintah harus meuruskan, tapi apabila sudah menjadi gerakan atau kekuatan (syaukah) maka pemerintah harus memerangi

  2. Purwodadi.  Pemerintah memberitahu kepada individu yang tidak tahu dan mengirim guru kebangsaan apabila yang menolok komunitas/kelompok

  3. Sukoharjo. Pemerintah perlu memberi pemahaman yang lurus, memperingatkan, melarang dengan keras

  4. Tegal. Tindakan yang harus dilakukan pemerintah : 1) tabayun 2) Menasihati 3) Memberi peringatan keras, 4) mengajak dialog dan berunding.
Keputusan Perumus. Karena yang menyatakan negara indonesia kafir belum memiliki kekuatan (syaukah) maka gerakan ini belum masuk kategori bughot (pemberontak). Sehingga pemerintah harus menegur perongrong Negara dan mengutus pengajar kepada kelompok tersebut agar kembali ke jalan yang benar. Syaukah tidak harus memiliki kekuatan pemerintahan (eksekusi), tidak harus memiliki balatentara. Tetapi partai (hizb) atau kekuatan politik juga masuk dalam arti syaukah. Dengan demikian gerakan tersebut dapat dikategorikan bughot.
Pemerintah melakukan tindakan dengan tahapan sebagai berikut:
  1. Pertama, memanggil kelompok tsb untuk tabayyun (klarifikasi).

  2. Kedua, Pemerintah mengirim utusan untuk mendakwahi mereka agar kembali ke jalan yang benar. Jika belum bertobat atau tidak berubah, pemerintah member peringatan keras. Jika masih ajeg, diberi sanksi pidana. Jika masih tidak berubah, diperangi alias ditumpas.
Semarang, 23 Juni 2013
Pemimpin Sidang
Ketua : KH A’wani (Rois Syuriyah PWNU Jateng)
Sekretaris : KH Aniq Muhammadun (Wakil Rois)

Sumber : Berita, Illustrasi Gambar dan Berita terkait

Human-inhumanity (n'D45 Glundung)

EMDE Channel | 11/26/2008 09:53:00 AM | 0 komentar
Sungguh tak terbayangkan kekejaman manusia di dunia ini kepada sesamanya. lihat saja kejadian di Thailand Selatan ini. sebuah kepala pria ditemukan tergeletak begitu saja di tengah jalan raya. tanpa identitas! (Ndag Slundung....)

bayangkan jika itu adalah keluarga kita, bapak, om, kakak, atau bahkan kita sendiri! siapa sih yang mau mati dengan kondisi seperti itu? jawabnya pasti tidak ada.

JIka anda tidak jijik, coba perhatikan baik-baik raut wajah di kepala tanpa badan itu. cemberut dengan mulut tergigit rapat. ya. mungkin sebelum mangkat pria itu sempat merasakan sakitnya gesekan pedang yang memotong lehernya. beruntung jika pembunuhnya melakukannya dengan sekali tebas. Cras! tentunya sakitnya cukup hinggap dalam sedetik atau dua detik setelahnya...entah barangkali dia akan bertemu Izroil untuk pertama kali dan bergembira karena akhirnya terbebas dari penatnya hidup.

Tapi, coba kalau pedang yang menyayat leher pria itu digeser perlahan-lahan. Coba bayangkan rasa sakit yang bertahan cukup lama dirasa pria itu sebelum nyawanya benar-benar dituntaskan ajal. belum lagi kalau ternyata sang pembunuh kehabisan tenaga karena harus berusaha keras memotong rongga leher yang memang lebih alot daripada leher ayam atau kambing. Sambil menginjak kepala pria yang nyaris terputus itu sang pembunuh menyulut rokok barangkali atau menyempatkan meneguk air? siapa tahu. dan itu akan terlihat benar-benar menjijikkan dan ngeri. sebab sang pria dengan kepala yang nyaris terputus akan mengejan berkali-kali sambil mengucurkan darah dari nadi di lehernya...hiiii


Sekarang perhatikan gambar kedua. itu adalah gambar bom bunuh diri di Pakistan yang menewaskan 22 polisi Pakistan (10/1/2008). padahal mereka memakai peralatan anti huru hara lengkap! lihat raut wajah polisi yang selamat dan perhatikan betapa tidak berdayanya polisi itu menyaksikan rekan-rekannya terbunuh. Padahal, polisi itu dilatih untuk tahan banting apalagi menghadapi pembunuhan dan insiden yang berdekatan dengan kematian.
Intinya tidak ada orang yang siap untuk mati karena dibunuh atau melihat orang terdekatnya mati karena terbunuh. Jadi ada baiknya kalau ada diantara kita yang sedang jengkel tingkat tinggi (JTT) dan bersiap membunuh tetangga yang tiap anda mau tidur menyetel musik dangdut keras-keras, membatalkan saja rencana kejinya. simpan dulu clurit, pedang, badik, tombak, trisulanya di peti. mereka sama manusianya dengan kita ada cara yang lebih baik daripada saling bunuh, yaitu diskusi! diskusi! diskusi! atau paling parah yaa berantem tangan kosong lah! kalau ada yang berbeda pendapat coba angkat tangan tinggi-tinggi biar saya tahu siapa yang harus saya bidik dengan bogem mentah saya ini.....ayo kalau berani?!

Sumber : Tulisan Dik Zul (Arek Wates PC, Yang jadi Wartawan Jawa Pos)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Griya Maya Rog Rog Asem - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger