BAHWASANNYA

Adanya "ADA" itu "ADA",Tidak adanya "ADA" itu "ADA".Adanya "Tidak Ada" itu "ADA",Tidak Adanya "Tidak Ada" itu "ADA"....
"Huwalloh, Robby...Wa Robbukum...Dialah Allah, Tuhanku dan Tuhan Kalian"

Home » , , » Tips Meredam Marah (Secara Islami)

Tips Meredam Marah (Secara Islami)

Must Joyo | 3/25/2009 04:11:00 PM | 1komentar
Para Tamu, sahabat dan pembaca setia djerugangsiji.co.cc yang budiman, yang baik hati dan tidak sombong, Ciahhhhhhhh....Sebelum saya posting artikel yang satu ini sebelumnya saya sempatkan waktu untuk ngaji di pesantren virtual, disana saya temukan tip bagaimana cara untuk mengendalikan amarah (secara Islam tentunya) dari topik tanya jawab yang ada di Situs tersebut, yang ditulis oleh Dewan Asatidz. Sebenarnya tips tersebut sudah pernah juga saya dapatkan ketika saya masih mengenyam pendidikan / duduk di bangku sekolah ibtida'iyah (baca: Sekolah Dasar Islam) di era '80 an. Namun saya pikir tidak ada salahnya kalau artikel ini saya posting di blog yang sederhana ini untuk sekedar berbagi dengan para pembaca dan semua saja. Sebab saya sendiri tak jarang juga kurang bisa meredam amarah ketika ada sesuatu yang membuat diri dan hati ini ingin marah.... Semoga bermanfaat bagi diriku khususnya, bagi anda dan bagi semua saja umumnya....amin...

Pertanyaan sebagai berikut :
ASSALAMU 'ALAIKUM WR WB
Bagaimanakah cara kita untuk mengendalikan emosi kita, kadang saya sadar dan mampu untuk sabar, tapi saat lain saya kurang mampu untuk menahan marah.mohon bantuannya, terima kasih

Dan Jawabannya sebagai berikut :

Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah s.a.w. bersabda "Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai" (H.R. Ahmad).

Dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan "Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah" (H.R. Malik).

Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat.

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan :
  1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah bersabda "Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu "A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim" "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk" (H.R. Bukhari Muslim).
  2. Berwudlu. Rasulullah bersabda "Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah" (H.R. Abud Dawud).
  3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakan"Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah" (H.R. Abu Dawud).
  4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan "Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah" (H.R. Ahmad).
  5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadist dikatakan "Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah dilehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)." (H.R. Tirmidzi)
Wallahu a'lam bissowab, semoga bermanfaat.

Sumber : Pesantren Virtual.com
- Dengan tidak mengurangi isi dari artikel tersebut, ada beberapa tulisan yang saya hilangkan.


Seperti Batu, diapun bersujud....
Share this article :

1 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Griya Maya Rog Rog Asem - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger