BAHWASANNYA

Adanya "ADA" itu "ADA",Tidak adanya "ADA" itu "ADA".Adanya "Tidak Ada" itu "ADA",Tidak Adanya "Tidak Ada" itu "ADA"....
"Huwalloh, Robby...Wa Robbukum...Dialah Allah, Tuhanku dan Tuhan Kalian"

Home » , » Alternatif Kegiatan Untuk Buah Hati bila tidak ada TV

Alternatif Kegiatan Untuk Buah Hati bila tidak ada TV

Must Joyo | 6/26/2009 10:51:00 AM | 0 komentar
Mencoba mengambil manfaat dari bergabung di dunia maya yang katanya sempat difatwa haram, apalagi kalo buka Facebook. berikut ini artikel yang saya dapat di dunia itu via pesan masuk yang ada di ID Facebook saya. mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi saya pribadi, keluarga saya khusunya (yang kebetulan sekali anak kesayangan saya, Davue begitu susahnya dipisahkan dengan TV), bagi anda dan semua pembaca blog sederhana saya ini. Amin...


“Sehari tanpa TV? Rasanya sulit!” Mungkin hal itulah yang pertama kali terlintas dalam pikiran banyak orang saat mendengar seruan gerakan nasional Hari Tanpa TV – Minggu 26 Juli 2009.

Kampanye HARI TANPA TV mengajak keluarga di Indonesia untuk tidak menonton TV selama sehari. Sepertinya sederhana, tapi nyatanya tidak mudah karena kita sudah terbiasa untuk menonton TV setiap harinya. Karenanya diperlukan keterlibatan aktif dari para orangtua dalam mengeluarkan sang anak dari kendali TV dengan menciptakan beragam kegiatan yang jauh lebih menarik dan bermanfaat bagi mereka.

Apa yang bisa dilakukan?


1. Pergi ke perpustakaan atau toko buku terdekat
Ajak anak mengenal buku, belajar membaca buku dan terbiasa dengan kegiatan membaca. Berikan buku sebagai hadiah dan sediakan banyak buku, serta buatlah perpustakaan kecil di rumah.
2. Bercocok tanam
Dengan mengajak anak bercocok tanam, orangtua bisa mengajarkan kepada anak makna tumbuh dan bertanggung jawab. Ajarkan mereka untuk menanam dan menyiram bunga di tiap pagi.
3. Bermain
Selain membuat anak menjadi lebih aktif dalam kegiatan fisik, bermain dapat merangsang anak lebih kreatif dalam menciptakan permainan dengan peralatan sederhana dan mengenal lebih banyak permainan tradisional.
4. Melihat awan
Walau terdengar aneh, kegiatan ini sebenarnya bisa meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak. Orangtua bisa meminta anak untuk membayangkan bagaimana rasanya hidup di atas awan, atau mendeksripsikan bentuk awan yang dilihatnya.
5. Menulis surat
Menulis surat melatih anak untuk mengenali prosedur pengiriman surat melalui kantor pos (amplop, perangko, dan jasa besar pak pos), mempererat silaturahmi dan membuat anak senang bila menerima balasan. Jika anak mulai mengenal teknologi internet, bisa saja sarana e-mail digunakan untuk melatih kebiasaan menulis.
6. Jalan-jalan
Jalan-jalan tidak selalu mengeluarkan uang. Kegiatan ini baik untuk tubuh karena bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko berbagai penyakit. Anak-anak biasanya senang dengan hal-hal baru.
7. Berenang
Berenang termasuk salah satu olahraga fisik yang disukai anak. Hampir semua anak suka bermain air.
8. Bersepeda
Kalau dilakukan sendiri, mungkin bisa membosankan. Tapi coba lah bersepeda pagi bersama seluruh keluarga. Selain murah dan menyehatkan, kita bisa mengajak anak untuk menghias sepeda menjadi sepeda yang indah.
9. Mendengarkan radio atau membaca koran
Radio bisa melatih anak untuk mendengarkan dengan baik, dan membaca koran bisa mengajak anak untuk menambah wawasannya tentang dunia.
10. Memasak bersama ibu
Memasak adalah kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan bersama-sama. Memasak beragam panganan sederhana seperti puding, atau membuat sate strawberry yang dibaluri coklat leleh.
11. Olahraga
Berjalan-jalan, sepeda, berenang, hingga main badminton atau tenis meja, sangat mengasyikkan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
12. Melakukan kegiatan bakti sosial
Awali dengan memilah pakaian, mainan, sepatu, barang layak pakai yang sudah tidak lagi digunakan. Setelah itu ajak mereka untuk berkunjung ke panti asuhan dan menyumbangkan barang-barang tersebut.
13. Merapikan kamar
Mulailah dengan mengajak anak-anak membersihkan kamar atau tempat tidur mereka, yang biasanya dilakukan oleh pembantu rumah tangga. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang tanggung jawab dan menghargai peran pembantu rumah tangga.
14. Mengikuti les
Ayo latih otak kanan kita dengan mengikuti berbagai les yang menjadi minat anak. Les musik, atau les menari dan melukis, sangat bermanfaat untuk perkembangan otak anak.
15. Bercengkrama dengan keluarga
Kegiatan ini adalah bentuk hiburan yang sama sekali tidak membutuhkan modal. Yang orangtua butuhkan hanya waktu untuk duduk bersama dengan anak, berbagi cerita, atau bermain ular tangga, monopoli, dan sebagainya.
16. Belajar
Jadikan kegiatan belajar sebagai hobi yang menyenangkan, bukan kewajiban yang harus mereka lakukan dengan terpaksa. Belajar tidak harus berkutat dengan buku. Belajar untuk sabar, mengantri, hingga belajar menahan diri untuk tidak menonton TV adalah proses belajar yang baik.
17. Membuat keterampilan tangan
Manfaatkan semua benda tak terpakai di rumah. Ajak anak-anak untuk membuat kartu ucapan atau pembatas buku dari potongan gambar-gambar di koran/majalah bekas.
18. Berkunjung ke kebun binatang/museum
Banyak manfaat berkunjung ke kebun binatang atau museum, di antaranya memberikan anak beragam pengetahuan yang terkait dengan pelajaran di sekolah.

Salam dari Yayasan Pengembangan Media Anak – www.kidia.org

Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Griya Maya Rog Rog Asem - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger