BAHWASANNYA

Adanya "ADA" itu "ADA",Tidak adanya "ADA" itu "ADA".Adanya "Tidak Ada" itu "ADA",Tidak Adanya "Tidak Ada" itu "ADA"....
"Huwalloh, Robby...Wa Robbukum...Dialah Allah, Tuhanku dan Tuhan Kalian"

Home » » Jakarta Sudah Habis...

Jakarta Sudah Habis...

Must Joyo | 10/29/2008 03:07:00 PM | 0 komentar
Seribu satu kata, seribu satu lagu, seribu satu nyanyian, untuk satu ibu kota Jakarta. Ada apa dengannya...? Siapa yang tak kenal Virgiawan Listanto ? yang akrab di panggil sebagai Iwan Fals..? Penyanyi yang satu ini, sebagai yang aku idolakan dari aku masih berumur di bawah belasan tahun, masih Sekolah Dasar. Dari sebelum aku tinggal di ibu kota Jakarta, sudah sering aku dengar lagu / nyanyiannya tentang Jakarta yang di bawakannya. Ada banyak sebenarnya lagu atau cerita atau bacaan atau apa saja yang membicarakan soal ibu kota Jakarta, penyanyi, penyair, penulis, atau apa saja julukannya yang menjuluki Jakarta sebagai ..... (terlalu banyak perumpamaan untuk dituliskan) Lalu aku mau bilang apa? Kamu mau ngomong apa? kita mau bicara apa? Ada apa sih dengan Jakarta ? (nggak ada apa-apa...) lalu ini tulisan tentang apa? dan untuk siapa? Nggak, cuma sekedar menyadur salah satu lagu atau nyanyian yang dibawakan oleh orang yang saya sebutkan di atas tadi, dari salah satu album Hijau nya dia pada Lagu Dua, yang termasuk di dalamnya ada Lagu Enam yang menceritakan tentang kerinduan pada mainan jaman dulu yang sangat sederhana dan jauh beda dengan jaman sekarang. Nah, pada lagu dua itu katanya sih....

Jakarta sudah habis, musim kemarau api, musim penghujan banjir. Jakarta tidak bersahabat. Api dan airnya bencana. Entah karena kebodohan, kecerobohan atau keserakahan.
Jakarta sudah habis, Di atasnya berdiri bangunan-bangunan industri, di sekitar bangunan-bangunan itu bangunin-bangunin memproduksi belatung.
Jakarta sudah habis, warna tanahnya merah kecoklat-coklatan. Mirip dengan darah, mirip dengan api, mirip dengan air mata. Tanah Jakarta sedang gelisah, jangan lagi dibuat marah.
Jakarta sudah habis, di jalan-jalan marah, di jalan marah-marah. Di rumah-rumah marah, di rumah marah-marah, apa enaknya???
Jakarta sudah habis, 40% rakyatnya beli air dari pam sisanya gali sendiri. Persoalannya gali pakai apa? Tentu saja gali pake duit, duit yang terbuat dari air mata asli.
Jakarta Sudah habis, sebentar lagi kita akan menjual Air mata kita sendiri. Karena air mata kita adalah air kehidupan.
Jakarta sudah habis, Tetapi Indonesia bukan hanya Jakarta.
Jakarta...Jakarta Cuma enak buat cari duit.
Nah, kalau duit sudah punya Hijrah Saja..!!!

Saya sadur dari Album Iwan Fals Dkk "HIJAU" Lagu dua. (Juni 1992)
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Griya Maya Rog Rog Asem - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger